Rasa yang seperti bunga liar yang bisa merambat
menjalar tak terkendali jika tak pernah diperhatikan. Harus diperhatikan agar
tak berlebih, tapi juga jangan berlebih memperhatikannya.
Lagi baca-baca dan tertangkaplah kalimat diatas. Mak deg! kok bisa ya aku nulis kalimat diatas. Lagi sadar sepertinya. Em... aku mau mau ngomongin soal rasa hati nie...?? @_@ Kenapa nih... Hayo... >_< a... malu ah! (loh, kok malah dialog sendiri?)
Ya nggak apa-apa membicarakan tentang sebuah rasa. Rasa spesial yang nggak pake telor, tapi langsung pake hati! Aih... sadap... Hihihi :P Duh, bahasaku kok jadi menjurus alay dan gombal nih! Mendekati ala-ala anak muda ABG (sadar diri udah tua *_*).
Lalu, apa sih bahasan kita? Ya itu, soal rasa yang harusnya kita identifikasi. Benar nggak ini rasa ketertarikan pada lawan jenis. Atau kagum saja karena dia sangat wah... Atau hanya selintas rasa suka dan menit berikutnya terlupakan sudah. Ibaratnya kalau di lab kimia nih, kita mengetahui kandungan zat aktif dalam suatu sampel. Apa nih ya zatnya? Identifikasi dengan... apa coba? Lagi mengingat, em... dengan KLT yaitu pake fase diam silika gel GF dan fase diam tergantung senyawanya (waduh... ini kok malah bahas nggak jelas sih?). Lah, kan namanya juga permisalan atau perbandingan (ketinggian euy!) tak apa, sekalian aku ngetes diriku masih inget nggak sih sama begituan, yang dulu menjadi makanan sehari-hari, hie... :D
Nah, kalau udah diidentifikasi rasa yang ada, ditentukan mana rasa tertarik yang sebenarnya itu. Kan ada banyak bercak di KLT. Tentukan bercak mana yang merupakan zat aktif yang dimaksud. Kalau udah tahu rasa mana atau rasa pada siapa yang merupakan tertarik maka perlu diketahui kadarnya dengan respon hati saat ada si dia. Sama seperti mengetahui kadar zat aktif dengan densitometri. Di scan di alat densitometer dengan cara fluorosensi dan sebagainya. Kalau hati dengan cara berdebar atau tidak ketika melihatnya atau bertatapan mata. Senang banget kah bertemu dia, merindu, terbayang-bayang, dan timbul keinginan padanya. Jika ya pada semua itu, maka kadarnya sudah besar! Mesti waspada! Warning!
Jika kadar perasaan tertarik itu tinggi alias pekat, perlu diencerkan tuh larutan rasa. Supaya tak jadi masalah besar. Kadar yang tinggi bisa membahayakan hati! Jadi encerkan sampai larutan rasa tertarik benar-benar encer dan menjadi lebih bening juga tenang. Dengan apa? Dzikrullah... Ibadah ditingkatkan, sholat dan tadzabur Al-Quran. Mengunjungi majelis ilmu dan sibukan dengan kegiatan yang manfaat seperti menggapai cita-cita dan hasilkan karya yang indah...
Begitulah Sahabat-Sahabat sekalian, pembahasan tentang rasa tertarik pada lawan jenis yang kudu diperhatikan kadarnya. Ketika pekat encerkan dengan dzikrullah. Namun jangan berlebihan memperhatikan yaitu setiap hari menghitung kadarnya, terlalu sering alat densitometer bisa kewalahan. Kan masih banyak juga kadar yang perlu dihitung pada alat densitometer hati. Misalnya kada keimanan, kadar keikhlasan, syukur dan lainnya... Bosen kan densitometer ngitung kadar yang itu terus...
Ngomongin KLT Densitometrinya memang agak sedikit maksa ya... ngulang-ngulang alat densitometer... karena... memang... diriku... sedang... pusing... soal... tugas... Farmasi Industri... tentang... Operational Qualification... KLT Densitometer... Maaf ya Sahabat... Bikin pusing bacanya... ^ ^
Jumat, 07 September 2012
Entri Populer
-
Di tausiyah pagi tadi, aku mendapat petunjuk… Benar-benar terasa aku diingatkan Allah. Tentang kelakuanku. Tentang sakitku. Bahwa sakit p...
-
Terakhir kan kita membicarakan tentang dokter umum yang masih baru dan salah diagnosa, bisa kita lanjutkan pembicaraan ini? Tapi, sebelum me...
-
Aku, dengan segala kehidupan yang normal dan bahagia. Masih juga berlemas dan bersedih. Menanyakan kenapa? Kenapa… Karena berbagai masala...
-
Mau menceritakan masa empat bulan lalu, ketika diterima kerja dan mulai bekerja. Tahu tak, pekerjaan gue selain sebagai AA adalah ngitun...
-
Ketika Mbakku mengajari anaknya yang masih kelas 1 SD tentang pelajaran sekolah, ingatanku melayang ke masa lalu. Aku juga seperti itu dulu....
-
Setelah kemarin kita belajar farmasi industri, sekarang mau bercerita soal farmasi klinis. Yia… ini kesukaanku… Iyalah, sesuai jurusanku ...
-
Entah kenapa dua bulan terakhir ini aku merasa ada saja rintangan menulis. Menyelesaikan tulisan panjangku. Entah waktu, entah tempat, enta...
-
Mengingat lagi tema ini. Bukan, tetapi diingatkan lagi... karena aku sering melalaikannya. Tentu oleh Allah SWT, yang maha menyayangi... Pad...
-
Tadi pagi di kultum Subuh, aku mendapatkan pukulan telak di hatiku. Sungguh tepat sasaran. Aku yang sedikit (mungkin agak banyak) ngantuk, s...
-
Siang yang panas... Nanti saja jam 2 siap-siap, masih mau ngadem di kamar dengan internetan. Sudah jam 2 lebih dan aku malas-malasan lihat k...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Komentari Tulisanku Sobat...