Jumat, 11 Januari 2013

Yakin dan Bergantung Kepada Allah

 Kesadaranku yang satu ini, seperti selalu samar untukku. Tapi tidak untuk kemarin, sekarang dan esok. Aku harus benar-benar menyadari hal penting tentang keimanan. Ingin dan cita terwujud adalah karena tiga hal : doa, ikhtiar dan tawakal. Maka kasih sayang Allah akan mengabulkan harapan kita.

Tetapi apa, dulu aku bahkan hanya ada pada ikhtiar. Doa kurasa hanya pelengkap. Menggantungkan sepenuhnya keberhasilan pada usahaku. Sama saja ini tak ada iman! Bahkan bisa syirik, naudzubillah. Kemudian aku memahami arti doa. Bahwa hanya Allah yang bisa mengabulkan setiap permintaan dan mewujudkan keinginan. Tak asal doa, tapi sepenuhnya menggantungkan harapan kepada Allah. Namun, ketika lagi dan lagi ingin juga citaku tak terwujud, aku merasa putus asa. Menyerah dan takut untuk menginginkan sesuatu, bahkan takut berdoa karena dalam doaku seringkali terselip pemaksaan kepada Allah dan berisi keinginan yang belum tentu baik untukku. 

Ternyata dibalik semua itu, ada yang lebih penting, tawakal. Sungguh menyerahkan segala akhir, hasil dan penyelesaian kepada Allah. Entah seperti apa, yakin! Yakini bahwa itulah yang terbaik untukku. Seperti ketika aku ujian labskil, aku sudah belajar walau belum maksimal dan saat ujian aku kesulitan. Hanya berdoa dan yakin Allah akan memudahkan yang kupanjatkan dalam hati. Lalu aku berpasrah dengan hasil yang diberikan Allah. Berusaha ikhlas dan mempersiapkan hati. Akhirnya? Aku mendapatkan hasil yang baik, subhanallah… Jadi keberhasilan itu bukan karena usaha kita, doa dan tawakal lebih kuat. Semua karena kemurahan dan kasih sayang Allah… 

Sekali lagi, harus sadar bahwa usahaku bukanlah penentu keberhasilan. Doa jangan memaksa dan jangan pernah bosan. Akhirnya tawakal kepada Allah dengan lapangkan hati untuk menerima keputusan Allah, entah itu sesuai harapan atau tidak. Karena hanya Allah yang maha mengetahui tentang diri kita, kehidupan kita dan kehidupan sekitar yang terhubungkan oleh ketetapan Allah atas hasil yang kita dapatkan. Allah sungguh maha memperhitungkan, tak meleset atau terlewat sekecil apa pun. Allah telah mengatur segalanya hingga detailnya. Jadi harus ikhlas dan syukuri semua hasil yang diberikan Allah. Insya Allah banyak hikmah yang tersimpan di balik kejadian-kejadian itu, baik yang telah lalu, yang dijalani atau yang akan datang. Kalau kita pandai mengambil hikmah, pasti akan melihat keindahan rencanaNya untuk kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Komentari Tulisanku Sobat...

Entri Populer

Pengikut