Oh Ya Allah... sudah hari ke berapakah hari ini? Sudah hilang berapakah hari di Ramadhan ini? Berlalu... Hari, jam, menit, detik... semua berlalu dalam hidupku... Waktu, melesat jauh ke depan. Tinggalah aku sendiri menghitung langkahku. Sejauh apakah? Bukan, sedekat manakah? Ya, aku baru melangkah beberapa jengkal. Hh...
Bergiat, bergiat, bergiat... aku seharusnya semakin meningkat dalam kesungguhan meraih Ramadhan dengan semaksimal mungkin. Target harus segera dipenuhi... Namun aku, ternyata masih disini, masih sama...
Ah... kenapa aku selalu saja bersantai dan berleha. Merasa sudah cukup dan merasa hanya bisa begini. Tidak... semuanya masih kurang... masih sangat kurang banyak! Aku baru sedikit beribadah, beramal apalagi bersedekah. Aku masih sedikit pula dalam menambah ilmu. Aku malah lebih banyak diamnya... banyak sia-sianya... banyak menunggu...
Bagaimana ini, bagaimana ini, bagaimana ini... Oh Allah, tolong aku... Tampar aku supaya sadar dan segera bangun lalu melangkah lebih cepat. Agar aku bisa berlari mengejar waktu. Ya, aku berpacu dengan waktu. Aku ingin mensejajarinya. Berdamai dengannya. dan tersenyum padanya... Bukan kemarahan padanya yang sebenarnya bukan dia yang salah. Melainkan aku yang mengabaikan waktu. Aku yang menyia-nyiakannya...
Bukankah ada kejutan besar di sepuluh hari terakhir Ramadhan? Bukankah setiap muslim harus berlomba mendapatkan kejutan besar itu? Sebuah kejutan yang bisa didapatkan banyak orang. Bisa dinikmati bersama. Bisa diraih... semua atas kehendakNya. Karena hanya Allah yang tahu kapan kejutan itu tiba saatnya dan Dia lah yang memilih sesiapa yang berhak mendapat kejutan itu. Lailatul Qodr.
Jadi, ayo Niva, Ayo! Semangat, semangat...!! Nggak boleh melempem dan menyerah. Masih ada beberapa hari (saking takutnya Ramadhan akan pergi, sampai nggak mau hitung ini hari ke berapa dan tinggal berapa hari lagi), aku harus tuntaskan target itu! Bukankah selalu ada Allah bersamaku? Allah yang maha memudahkan segala urusan. Aku harus percaya 100 % pada Allah, bahwa Allah akan memudahkan hambaNya untuk meraih ridhaNya. Allah maha pemurah, Allah maha penyantun, apalagi yang masih dikhawatirkan? Hanya percaya yang harus dikuatkan, bahwa Allah akan mengabulkan doaku...
Menikmati Ramadhan yang tersisa? Tentu! Menikmati dengan seluruh perasaan bahagia penuh semangat yang bercampur keyakinan dan akhirnya bermuara pada kemenangan cinta... ^_^
Sabtu, 11 Agustus 2012
Entri Populer
-
Terakhir kan kita membicarakan tentang dokter umum yang masih baru dan salah diagnosa, bisa kita lanjutkan pembicaraan ini? Tapi, sebelum me...
-
Baca judulnya, udah peringatan gitu. Penting nih.... Kita ambil kasus salah identifikasi penyakit. Tentu dari data subyektif dan objektif ka...
-
Wew... udah tanggal 11 aja nih di Februari, ngapain aja tuh diriku... Di RS udah seminggu lebih sehari. Jadi apoteker atau jadi... entahlah....
-
Di tausiyah pagi tadi, aku mendapat petunjuk… Benar-benar terasa aku diingatkan Allah. Tentang kelakuanku. Tentang sakitku. Bahwa sakit p...
-
Fiuh... Sepertinya aku memang harus mengatakan pemikiranku ini. Em, bisikan hati juga. Pada sahabat semua. Kalau ada yang salah, siap dibena...
-
Oh Ya Allah... sudah hari ke berapakah hari ini? Sudah hilang berapakah hari di Ramadhan ini? Berlalu... Hari, jam, menit, detik... semua be...
-
Beneran deh, aku benar-benar yang beneran rindu...U! Kau tahu berapa lama sudah tak bertemu? Mungkin sudah satu bulan. Em kurang beberapa ha...
-
Setelah kemarin kita belajar farmasi industri, sekarang mau bercerita soal farmasi klinis. Yia… ini kesukaanku… Iyalah, sesuai jurusanku ...
-
Ah… andaikan ada sebuah alat macam KLT dan Densitometer atau HPLC, yang digunakan untuk mendeteksi dan mengukur seberapa besar sebuah perasa...
-
Kok sepi ya blogku... Hm... Mesti kerja keras lagi mengindahkan rumahku ini agar ada yang mau datang berkunjung... Apalagi ya... Memang tak ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Komentari Tulisanku Sobat...