Tadi pagi di kultum Subuh, aku mendapatkan pukulan telak di hatiku. Sungguh tepat sasaran. Aku yang sedikit (mungkin agak banyak) ngantuk, seketika teges (segar kembali) dan mata sedikit terbelalak mendengar sang penceramah menyampaikan kultum. Benar-benar di gong keras sekali hatiku...
Dan kalimat itu adalah, "Ketika kita mau pindah rumah, bukankah rumah yang baru yang dibagusin dan tak perduli dengan rumah yang lama. Begitu juga dunia dan akhirat. Kita akan pindah ke kampung akhirat dan meninggalkan dunia. Lalu, sudahkah kita membaguskan rumah di kampung akhirat?"
Ya Allah, rasanya pengen jerit... hati ini menjerit menyadari kebenarannya. Berkata, "Iya ya, tak pernah terpikirkan kita akan lebih menyukai rumah baru dan membaguskannya. Tak perlu membaguskan rumah yang dulu. Lalu, kenapa aku malah enggan meninggalkan dan masih membaguskan rumah yang dulu..." Astaghfirullah...
Sudahkah aku? Sudahkah aku membangun rumahku di akhirat? Sudahkah aku menghiasnya dengan indah? Hingga kelak aku pulang aku akan sangat bahagia mendapati rumahku begitu megah, begitu nyaman ditempati. Ya Allah, sudahkah aku...
Karena mungkin sebentar lagi... Ah...
Aku sungguh ingin membaguskan rumahku kelak... dengan amal ibadahku yang sedikit, dengan ilmuku yang sedikit bermanfaat untuk diriku sendiri, dengan keimananku yang masih rendah... Semoga sudah dapat membangun gubuk kecil di kampung akhirat kelak. Lengkap dengan pelengkap lainnya dan membuatku nyaman disana.
Ya Allah, tolong bantu aku mengindahkan rumah masa depanku... Mohon mudahkan aku menghias rumahku...
Jumat, 17 Agustus 2012
Entri Populer
-
Di tausiyah pagi tadi, aku mendapat petunjuk… Benar-benar terasa aku diingatkan Allah. Tentang kelakuanku. Tentang sakitku. Bahwa sakit p...
-
Duhai yang pintar... tolong bantu aku jadikan blog ini keren... baru atur sedikit aja aku udah pusing. Emang gaptek diriku... huf... Ya All...
-
Hai, hai... Aku balik lagi dengan cerita seputar ultahku kemarin. Dari adikku... Wah… Terima kasih banyak sekali untuk adikku tercinta… Unt...
-
Baca judulnya, udah peringatan gitu. Penting nih.... Kita ambil kasus salah identifikasi penyakit. Tentu dari data subyektif dan objektif ka...
-
Terakhir kan kita membicarakan tentang dokter umum yang masih baru dan salah diagnosa, bisa kita lanjutkan pembicaraan ini? Tapi, sebelum me...
-
Menyela kegiatan surving yang penting... Mau nyeritain dikit tentang me and journal---yang sepertinya nggak penting--he... Pertama kali t...
-
Hari itu, tanggal 26 Januari. Setelah pagi melalui hiruk pikuknya dari nyuci baju (udah pakai mesin cuci padahal), sarapan dan berangkat ke ...
-
Mengingat lagi tema ini. Bukan, tetapi diingatkan lagi... karena aku sering melalaikannya. Tentu oleh Allah SWT, yang maha menyayangi... Pad...
-
Ah… seusai aku melakukan kesalahan kepada Allah, terutama mengeluh dan marah, aku kemudian disadarkan. Selalu seperti itu keberulangannya. A...
-
Ayo Najmi Semangat…! Tak perduli pagi ini ada bau, ada sakit, ada kesal, ada sedih, ada marah, ada panas, ada tak nyaman atau apa pun da...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan Komentari Tulisanku Sobat...